Utusan Vatikan di Paris Dituduh Lecehkan Pria, Jaksa Prancis Menyelidiki

Paris – Seorang utusan Vatikan untuk Prancis dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pria di kantor Wali Kota Paris. Jaksa-jaksa Prancis menyatakan sedang menyelidiki lebih lanjut tuduhan yang telah dilaporkan ke pihak berwenang setempat ini.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (16/2/2019), tuduhan pelecehan seksual itu ditujukan terhadap Luigi Ventura (74) yang menjabat sebagai Utusan Paus Fransiskus untuk Prancis atau Apostolic Nuncio untuk Prancis sejak tahun 2009. Ventura yang seorang Uskup Agung ini diketahui memiliki kekebalan diplomatik.

Seorang sumber pengadilan Prancis menuturkan kepada AFP bahwa Ventura yang kelahiran Italia ini dituduh melecehkan seorang pria yang merupakan salah satu pegawai di kantor Wali Kota Paris.


Pelecehan seksual itu dilaporkan terjadi di Balai Kota Paris pada 17 Januari lalu, saat Wali Kota Paris Anne Hidalgo menyampaikan pidato Tahun Baru di hadapan para diplomat, pemimpin keagamaan dan tokoh masyarakat.

“Saat seremoni, seorang pegawai di Balai Kota berulang kali diraba di tubuh bagian belakang, dalam tiga kali kejadian, dengan satu kali terjadi di depan seorang saksi,” tutur seorang sumber dari Balai Kota Paris kepada AFP.

“Diputuskan dengan segera untuk melaporkan kasus itu kepada jaksa penuntut umum,” sebut Wakil Wali Kota Paris yang bertanggung jawab untuk Urusan Internasional, Patrick Klugman.

Diungkapkan sumber pengadilan setempat bahwa laporan diajukan ke jaksa setempat pada 24 Januari lalu dan penyelidikan mulai dilakukan keesokan harinya. Identitas korban tidak diungkap ke publik. Hanya disebutkan bahwa korban yang berusia 30-an tahun ini bekerja pada Departemen Hubungan Internasional pada Balai Kota Paris.

Laporan terpisah dari surat kabar Katolik setempat, La Croix, pada Jumat (15/2) waktu setempat, menyebutkan bahwa keterangan sejumlah saksi yang dikumpulkan dari sejumlah pria muda lainnya mengungkapkan mereka juga dilecehkan secara seksual oleh Ventura.

Dalam keterangannya, para saksi itu menyebut adanya ‘gerak-gerik serupa — tangan di bokong atau paha’ dari sang uskup. Insiden-insiden semacam itu terjadi dalam waktu setahun terakhir, namun tidak ada yang melaporkannya kepada pihak berwenang karena ‘berbagai alasan’.

Majalah gay setempat, Tetu, dalam laporannya mengutip seorang pria muda yang mengaku dirinya pernah bertemu Ventura di sebuah acara pada Januari lalu dan saat itu dia diraba bokongnya oleh Ventura.

Belum ada tanggapan dari kantor Ventura di Paris terkait tuduhan ini. Diketahui bahwa sebelum bertugas Prancis, Ventura ditugaskan ke Brasil, Bolovia dan Inggris. Dia juga pernah menjadi Utusan Vatikan di Pantai Gading, Burkina Faso dan Niger, Chile lalu Kanada.

Juru bicara Vatikan, Alessandro Gisotti, menyatakan pihak Vatikan hanya bisa ‘menunggu hasil penyelidikan’ yang tengah dilakukan otoritas Prancis. Kasus Ventura ini menjadi kasus terbaru dalam rentetan skandal pelecehan seksual pastor yang menyelimuti Gereja Katolik secara global. Ditegaskan Paus Fransiskus sebelumnya bahwa pihak Gereja Katolik tidak akan lagi mengabaikan setiap tindak kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan gereja.

(nvc/fdn)