Usai Kalah Total, ISIS Klaim Dalangi Serangan ke Pasukan Kurdi Suriah

DamaskusKelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan pada pasukan Kurdi di Suriah bagian utara. Itu menjadi klaim pertama yang disampaikan oleh ISIS setelah dinyatakan kalah total oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir Reuters, Rabu (27/3/2019), juru bicara milisi yang didukung AS dan menguasai wilayah Manbij menyatakan ‘serangan teroris’ terjadi di sebuah pos pemeriksaan di pintu masuk kota Manbij pada Senin (25/3) malam waktu setempat. Serangan itu disebut menewaskan tujuh milisi Kurdi yang sedang bertugas.

Seorang pejabat AS yang tidak menyebut identitasnya mengatakan bahwa seluruh korban tewas merupakan anggota SDF.


Dalam pernyataan terpisah, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Manbij tersebut. Klaim ini menjadi yang pertama setelah ISIS dinyatakan kalah total pada Sabtu (23/3) lalu, setelah markas terakhir mereka di Baghouz, Suriah berhasil direbut SDF.

“Tentara-tentara kekhalifahan menyerang sebuah pos pemeriksaan milik PKK (Partai Pekerja Kurdi) yang murtad,” demikian klaim ISIS dalam pernyataannya.

ISIS mengklaim serangan di Manbij bagian barat itu menggunakan senapan mesin dan menewaskan 9 orang.

Manbij yang berjarak sekitar 30 kilometer dari perbatasan Turki, telah menjadi salah satu titik pertempuran dalam konflik Suriah.

Manbij telah direbut kembali dari ISIS tahun 2016 lalu. Perebutan itu dilakukan oleh kelompok milisi Suriah yang bersekutu dengan SDF. SDF sendiri merupakan pasukan milisi yang dipimpin Kurdi YPG di Suriah. Seperempat wilayah Suriah diketahui kini dikuasai oleh SDF.

Pada Sabtu (23/3) lalu, SDF menyatakan bahwa Baghouz yang menjadi wilayah terakhir ISIS di Suriah telah berhasil dibebaskan. Hal ini dianggap telah menghapuskan kekuasaan ISIS atau yang disebut sebagai ‘kekhalifahan’ ISIS di Suriah dan Irak.

Kendati demikian, ISIS tetap menjadi ancaman dunia, dengan para pengikutnya yang tersebar ke berbagai negara.

“Kita tidak bisa menyalahkan pihak tertentu atas serangan ini, tapi ini jelas terkait dengan proklamasi kemenangan atas Daesh (nama lain ISIS),” sebut juru bicara Dewan Militer Manbij, Sharfan Darwish, dalam pernyataannya.

“Tujuan dari serangan-serangan ini untuk mendorong hasutan. Juga pihak-pihak yang terganggu oleh kekalahan Daesh sedang berupaya mengancam stabilitas di area ini,” imbuhnya kepada Reuters.

Saksikan juga video ‘Perang Berakhir, ISIS Dinyatakan Kalah Total’:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)