Trump Akan Kirim 1.000 Tentara Tambahan ke Polandia Untuk Hadapi Rusia

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa dirinya akan mengirimkan pasukan tambahan sebanyak 1.000 tentara AS ke Polandia untuk menghadapi Rusia.

Detail pengerahan pasukan tambahan tersebut belum jelas. Namun jumlah pasukan ini jauh di bawah harapan sekutunya, Polandia akan adanya pangkalan militer AS yang besar dan permanen di negara tersebut.

Rencana pengiriman pasukan tambahan itu diumumkan Trump setelah bertemu dengan Presiden Polandia Andrzej Duda pada Rabu (12/6) waktu setempat. Saat ini sudah ada sekitar 5.000 tentara AS yang ditempatkan bersama pasukan NATO di Polandia. Namun keberadaan tentara AS tersebut dalam misi rotasi dan bukan garnisun tetap.


Trump mengatakan, pasukan tambahan AS tersebut akan dipindahkan ke Polandia dari Jerman dan bahwa Polandia tengah membangun fasilitas untuk menampung mereka.

Angka seribu tentara AS tersebut hanya setengah dari jumlah yang disebut Trump beberapa jam sebelumnya saat pertemuan di Gedung Putih dengan Duda. Trump pun tidak menanggapi harapan Polandia mengenai adanya fasilitas militer permanen AS di negara itu — sesuatu yang akan membuat geram pemerintah Rusia dan hampir pasti akan memicu respons Rusia.

“Saya tidak berbicara tentang permanen atau tidak permanen,” ujar Trump dalam konferensi pers bersama Duda usai pertemuan keduanya di Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/6/2019).

Duda juga menjawab diplomatis ketika ditanya wartawan mengenai berapa banyak pasukan AS yang diharapkannya. “Itu terserah pada Amerika Serikat,” tuturnya. “Dia ingin melihat adanya 250.000 tentara,” kata Trump menimpali.

Atas pengumuman Trump tersebut, Sekjen NATO Jens Stoltenberg menyambutnya. Disebutkannya bahwa pasukan tambahan akan menunjukkan “komitmen kuat AS bagi keamanan Eropa dan kekuatan ikatan transatlantik.”

Selain membahas tentang penempatan pasukan tambahan, pertemuan Trump dan Duda juga untuk membicarakan rencana pembelian jet tempur F-35 oleh Polandia. Trump mengatakan bahwa Polandia telah setuju untuk memesan lebih dari 30 unit F-35.

Polandia yang berada jauh di dalam wilayah yang sempat didominasi Uni Soviet, merupakan anggota NATO yang sejak lama menginginkan kerja sama yang lebih kuat dengan AS. Khawatir dengan langkah Rusia yang telah merebut wilayah Georgia dan Ukraina dalam satu dekade terakhir, Polandia mengusulkan untuk membangun “Benteng Trump” yang mampu menampung ribuan tentara AS di wilayahnya.
(ita/ita)