Tim Penyelamat Kesulitan Selamatkan Ribuan Orang yang Terjebak Siklon Mozambik

Maputo – Tim penyelamat di Mozambik kesulitan untuk menyelamatkan ribuan orang yang masih terjebak banjir akibat Siklon Idai. Ribuan orang tersebut kini masih bertahan di atap dan pepohonan menunggu penyelamatan.

Pemerintah Mozambik saat ini telah menetapkan status tanggap darurat dan meminta bantuan internasional. Saat ini, mereka membutuhkan banyak helikopter dan kapal untuk mengevakuasi para korban banjir.

Sejauh ini petugas penyelamat personel militer, dan sukarelawan hanya mampu menyelamatkan sekitar 413 orang. Keterbatasan sarana dan prasarana membuat mereka kesulitan untuk mengevakuasi warga yang berjumlah ribuan.

“Aku bahkan tidak tahu apakah kita membuat lekuk. Ada begitu banyak orang. Skalanya sangat besar. Kami sedang sibuk melakukan yang terbaik yang kami bisa,” kata Travis Trower dari Rescue South Africa, seperti dilansir The Guardian, Kamis (21/3/2019).
Trower menambahkan bahwa banyak orang tersapu banjir namun masih hidup, yang dia lihat dari helikopter, berada dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

“Kami (helikopter) kerap mencoba turun beberapa meter mendekati daratan, jadi kami benar-benar dekat dengan mereka. Kami melihat mereka lemah, mereka lelah, mereka lapar. Tidak ada air, tidak ada makanan, mereka kedinginan di malam hari. Sangat mengenaskan,” katanya.

Seperti diketahui, Mozambik dilanda siklon Idai. Setidaknya 1.000 orang menjadi korban Siklon Idai yang melanda kota pelabuhan Beira pada Kamis (14/03) dengan angin berkekuatan sampai 170 kilometer per jam. Sekitar 600.000 orang terdampak bencana tersebut.

(mae/aik)