Tewas Jatuh ke Jurang, Gigi Wu Si ‘Bikini Climber’ Sudah Mendaki 100 Gunung

Taipei – Sebelum tewas mengenaskan di jurang Taiwan, Gigi Wu yang dijuluki ‘BikiniClimber’ diketahui telah mendaki banyak gunung dan berfoto dengan bikini di setiap puncaknya. Diklaim oleh Wu bahwa dirinya sudah menaklukkan puncak 100 gunung dalam beberapa tahun terakhir.

Wu yang seorang pendaki amatir ini meraup ketenaran di media sosial setelah berhasil menaklukkan gunung-gunung sulit di Taiwan dengan memakai bikini. Wu kerap memposting foto petualangannya di halaman Facebook miliknya yang tercatat memiliki 14 ribu pengikut.

Dalam foto-fotonya saat ada di berbagai puncak gunung, wanita berusia 36 tahun yang merupakan warga New Taipei City tidak pernah lupa memakai bikini. Hal itu menjadi rutinitas Wu setiap kali berhasil menaklukkan puncak gunung yang didakinya. Bahkan Wu tetap berbikini di tengah suhu dingin membekukan.



Seperti dilansir AFP dan Taiwan News, Selasa (22/1/2019), bikini itu tidak dipakai Wu selama pendakian. Diketahui bahwa Wu biasanya memakai pakaian hiking saat melakukan pendakian dan baru berganti bikin saat dia mencapai puncak gunung.

Dalam wawancara dengan televisi lokal Taiwan, FTV, tahun 2018 lalu, Wu mengklaim dirinya telah menaklukkan lebih dari 100 puncak gunung dalam empat tahun terakhir. Saat itu Wu tidak menyebut secara detail gunung apa saja yang sudah ditaklukkannya.

“Saya memakai bikini di setiap puncak gunung dari total 100 gunung. Saya hanya punya sekitar 97 bikini jadi saya tidak sengaja mengulang beberapa bikini di antaranya,” tutur Wu dalam wawancara saat itu.

Ketika ditanya lebih lanjut soal mengapa dia melakukan hal semacam ini, Wu menjawab: “Itu terlihat sangat indah, apa yang tidak disukai?”

Sangat disayangkan, kegemaran Wu itu membuatnya kehilangan nyawa. Wu tewas setelah terjatuh ke jurang sedalam 20-30 meter saat melakukan pendakian terbaru di kawasan Taman Nasional Yushan, Taiwan. Otoritas Taiwan meyakini Wu tewas akibat hipotermia saat menunggu tim penyelamat datang.

Diketahui bahwa meski Taiwan merupakan negara tropis, suhu dingin menyelimuti area-area pegunungan setempat terutama yang tingginya mencapai di atas 3 ribu meter. Saat musim dingin, suhu udara di lereng pegunungan Taiwan bisa turun secara drastis hingga di bawah titik beku.

Media lokal, Apple Daily, melaporkan bahwa Wu masuk ke kawasan pegunungan di Taman Nasional Yushan pada 11 Januari lalu. Dia masuk dari kawasan Dongpu di distrik Nantou dan berniat mendaki Batongguan Historic Trail hingga 24 Januari. Wu diketahui sempat memposting rute pendakiannya selama 25 hari, mulai dari Gunung Nanhua hingga Gunung Cho-she, di halaman Facebook-nya.

Namun sebelum menyelesaikan pendakian dan mencapai tujuan, Wu tergelincir dan jatuh ke jurang. Laporan media setempat menyebut Wu jatuh di dekat Gunung Mabolasi. Upaya penyelamatan terhadap Wu mengalami hambatan cuaca buruk.

Wu ditemukan tim penyelamat pada Senin (21/1) waktu setempat atau 43 jam setelah dia melakukan panggilan darurat pada Sabtu (19/1) lalu. Saat ditemukan, Wu tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Jenazahnya dievakuasi oleh tim penyelamat pada Selasa (22/1) waktu setempat.

(nvc/bag)