Tembakan Israel Tewaskan Pria Palestina dalam Bentrokan di Gaza

Gaza – Seorang warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel dalam bentrokan yang kembali terjadi saat aksi-aksi demo di sepanjang perbatasan Gaza. Lebih dari 40 orang lainnya luka-luka akibat tembakan pasukan Israel dalam bentrokan tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudra menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/3/2019), pria Palestina bernama Tamer Arafat tewas akibat luka-lukanya setelah tertembak di bagian kepala pada Jumat (8/3) waktu setempat. Korban berumur 23 tahun.

Sebelumnya Qudra mengatakan, secara keseluruhan setidaknya 42 warga Palestina terluka akibat tembakan tentara Israel dalam aksi-aksi demo di sepanjang perbatasan Gaza tersebut. Empat petugas medis termasuk di antara para korban yang terluka.

Menurut juru bicara militer Israel, “sekitar 8.400 demonstran dan perusuh berkumpul di sejumlah lokasi di sepanjang pagar keamanan Jalur Gaza”.

“Mereka melemparkan bahan-bahan peledak dan batu-batu ke pagar keamanan dan para tentara, dan juga membakar ban-ban,” kata juru bicara militer Israel.

“Pasukan merespons sesuai prosedur operasi standar,” tutur juru bicara tersebut.

Aksi-aksi demo dan bentrokan telah kerap terjadi di sepanjang perbatasan Gaza sejak 30 Maret 2018 lalu. Dalam aksinya, para demonstran Palestina menuntut agar para pengungsi Palestina dan keturunan mereka dibolehkan kembali ke rumah-rumah mereka yang kini berada di wilayah Israel.

Setidaknya 253 warga Palestina telah tewas akibat tembakan tentara Israel sejak Maret 2018. Sebagian besar tertembak saat aksi-aksi protes mingguan di perbatasan Gaza. Sejumlah lainnya tewas akibat tembakan tank tempur atau serangan udara Israel di Gaza.

(ita/ita)