Surat Suara Tercoblos di Mata Dunia

Jakarta – Kasus penemuan surat suara untuk pemilihan umum Indonesia yang telah tercoblos di Malaysia jadi sorotan dunia. Media-media internasional ramai memberitakannya.

Media ternama Amerika Serikat, Washington Post mengangkat berita ini dengan tajuk “Indonesia to probe warehouse of ballots in Malaysia”. Media ini mengutip pernyataan pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia, Ilham Saputra yang mengatakan KPU “akan segera membentuk tim dan mengirimkan anggota-anggotanya ke Malaysia untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.”

Media terkemuka AS lainnya, New York Times juga mengangkat berita ini dengan judul yang sama. Judul senada dibuat oleh media Bloomberg, “Indonesia Probes Election Fraud in Malaysia”.

“Komisi Pemilihan Umum Indonesia memerintahkan penyelidikan atas laporan bahwa ribuan surat suara telah dicoblos oleh diaspora di Malaysia, beberapa hari sebelum pemungutan suara di luar negeri dibuka, yang mendorong oposisi menyerukan peningkatan kewaspadaan dalam pemungutan suara pekan depan,” demikian Bloomberg mengawali artikelnya.
Media South China Morning Post juga mengangkatnya dengan judul “Indonesia election: 50,000 votes for Joko Widodo and ally found in diplomatic bags in Malaysia.”

“Temuan 40.000-50.000 surat suara di Malaysia yang dimasukkan ke dalam 20 kantong diplomatik dan ditandai untuk menguntungkan Presiden Indonesia Joko Widodo dan salah satu sekutu pemilihnya telah membayangi pemilihan umum minggu depan di Indonesia,” demikian media Hong Kong ini mengawali artikelnya, Jumat (12/4/2019).

Media-media Malaysia, seperti The Star, Malay Mail juga memberitakan kasus ini.

Sementara itu, Kepolisian Selangor, Malaysia mengonfirmasi bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) telah membuat laporan polisi mengenai temuan surat suara yang telah tercoblos di wilayah Selangor.

Kepala Kepolisian Selangor Noor Azam Jamaludin menyatakan, kepolisian Selangor akan menindaklanjuti laporan tersebut. Dikatakannya, detail lebih lanjut akan disampaikan oleh Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Malaysia lewat sebuah pernyataan resmi.

“Saya bisa konfirmasi bahwa kami menerima dua laporan mengenai masalah ini,” tutur Jamaludin seperti dilansir media Malaysia, The Star, Jumat (12/4/2019).

“Saya yakin IGP akan mengeluarkan pernyataan segera,” imbuhnya.

Sebelumnya pada Kamis (11/4), beredar video yang menunjukkan surat-surat suara ditemukan di sejumlah tempat di Selangor. Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia tengah menyelidiki temuan tersebut. KPU menyatakan tidak menoleransi bentuk upaya kecurangan.

“Jadi prinsipnya, KPU tidak pernah toleransi terhadap berbagai bentuk upaya kecurangan,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (12/4).

Viryan mengatakan kebenaran informasi ini perlu kembali diperiksa. Menurutnya, beberapa kasus yang pernah terjadi merupakan hoax. Viryan menyebut KPU dan Bawaslu tengah melakukan pengecekan di Malaysia. Nantinya, hasil pengecekan ini akan dibahas dalam rapat pleno KPU.

“Insyaallah segera tim tersebut setelah selesai segera pulang ke Jakarta, dan kami akan bahas dalam rapat pleno,” kata Viryan.
(idh/idh)