Staf PM Somalia Turut Jadi Korban Tewas di Kecelakaan Ethiopian Airlines

Addis Ababa – Otoritas berwenang memastikan seluruh penumpang dan kru Ethiopian Airlines ET 302 tewas dalam kecelakaan di dekat Addis Ababa. Salah satu korban tewas diketahui adalah seorang staf di kantor Perdana Menteri (PM) somalia.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter Menlu Somalia, Abdullahi Dool, Minggu (10/3/2019), staf laki-laki tersebut diketahui bernama Abdishakur Shahaad.

“Duka cita yang terdalam disampaikan kepada keluarga dan kolega kami Abdishakur Shahaad, seorang pembantu di Kantor Perdana Menteri kami yang kehilangan nyawanya dalam penerbangan Ethiopian Airlines hari ini ke Nairobi,” tulis Abdullahi melalui akun @DoolAbdullahi.


“Dia akan dirindukan oleh kita semua di Pemerintahan,” imbuhnya.

Perdana Menteri Somalia Hassan Ali Khaire juga menyampaikan rasa duka citanya kepada para korban. Namun, sepertinya PM Hassan belum mengetahui perihal ada stafnya yang turut menjadi korban.

“Kami sangat sedih telah mengetahui tragedi yang melibatkan pesawat penumpang Ethiopian Airlines hari ini. Pikiran dan doa tulus kami bersama keluarga yang berduka. Kami melakukan komunikasi dengan pihak yang relevan untuk memastikan apakah ada warga negara Somalia di pesawat,” tulis PM Hassan melalui akun Twitter @HassanAKhaire.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan telah mendapat kabar resmi dari pihak maskapai Ethiopian Arilines soal adanya seorang WNI yang jadi korban di pesawat yang jatuh hari ini. Namun, identitas WNI tersebut belum disebutkan.

Sebelumnya, pesawat Ethiopian Airlines tujuan Nairobi, Kenya jatuh setelah 6 menit lepas landas dari Bandara Bole di Addis Ababa, Ethiopia. 149 orang penumpang dan 8 orang kru diperkirakan tewas akibat peristiwa itu.

Sementara itu, seperti dilansir dari Reuters, CEO Ethiopian Airlines mengatakan penerbangan pesawat Ethiopian Airlines ET 302 itu mengangkut penumpang yang berasal lebih dari 30 negara.

(rna/gbr)