Salah Masuk Tumpangan Uber, Mahasiswi AS Berakhir Tewas

South Carolina – Seorang mahasiswi di South Carolina, Amerika Serikat (AS) berakhir tewas setelah salah masuk ke dalam mobil yang dikiranya tumpangan Uber yang dipesannya. Pemilik mobil yang ditumpangi mahasiswi itu diduga kuat membunuh sang mahasiswi berusia 21 tahun tersebut.

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/4/2019), Kepolisian South Carolina dalam konferensi pers menyatakan pihaknya telah menangkap seorang tersangka yang diyakini terlibat kasus tersebut. Tersangka itu terancam didakwa atas penculikan dan pembunuhan seorang mahasiswi bernama Samantha Josephson (21).

Dituturkan Kepala Kepolisian South Carolina, William Holbrook, bahwa Josephson terakhir kali dilihat oleh teman-teman sekamarnya pada Jumat (29/3) lalu di kota Columbia. Setelah itu, mereka terpisah dan tidak bertemu cukup lama. Karena khawatir, teman-teman Josephson melapor ke polisi setempat.


Pihak kepolisian lantas melakukan penyelidikan untuk orang hilang. Kepolisian merilis foto-foto terakhir dari CCTV saat Josephson sedang menelepon dan kemudian masuk ke sebuah mobil. Foto mobil yang ditumpangi Josephson juga disebar ke publik.

“Pengemudi (mobil) mendekati korban…saat dia menunggu transportasi,” sebut Holbrook.

“Korban, faktanya, memesan tumpangan Uber dan sedang menunggu tumpangan Uber untuk datang,” imbuhnya.

“Kami meyakini korban salah masuk ke dalam mobil tertentu (bukan mobil tumpangan Uber yang dipesannya),” ujar Holbrook dalam keterangannya.

Disebutkan Holbrook bahwa jenazah Josephson ditemukan oleh para pemburu di sebuah area ‘sangat pedalaman’ di luar kota Columbia pada hari yang sama. Penyebab kematian Josephson tidak dijelaskan lebih lanjut.

Pada akhir pekan lalu, seorang polisi menemukan mobil yang terakhir ditumpangi Josephson. Diungkapkan Holbrook bahwa bercak darah yang ditemukan di dalam mobil itu cocok dengan DNA Josephson.

Pengemudi mobil tersebut, yang diidentifikasi bernama Nathaniel Rowland (24), kini dalam penahanan otoritas setempat. Motif di balik pembunuhan Josephson ini belum diketahui pasti.

(nvc/dhn)