Rampok 160 Kg Emas Senilai Rp 96 M, 3 Polisi Gadungan Dibui di Jepang

Tokyo – Sekelompok pencuri di Jepang yang berseragam polisi melakukan penipuan dan berhasil merampok emas batangan seberat 160 kilogram yang ditaksir bernilai hingga 750 juta Yen (Rp 96 miliar). Pekan ini, mereka diadili dan dijebloskan ke penjara.

Seperti dilansir AFP, Senin (21/1/2019), dalam kasus yang terjadi tahun 2016 ini, tiga terdakwa yang menyamar sebagai polisi gadungan itu mencegat sekelompok pria yang membawa sejumlah koper berisi emas batangan senilai 750 juta Yen di kota Fukuoka.

Dalam aksi yang terlihat seperti operasi kepolisian ini, para terdakwa memberitahu korban bahwa emas-emas batangan itu diselundupkan dan memerintahkan korban untuk menyerahkannya. Teperdaya dengan aksi para polisi gadungan itu, korban pun menyerahkan emas batangan itu tanpa curiga.


Pada Senin (21/1) waktu setempat, ketiga terdakwa dijatuhi vonis dalam persidangan yang digelar di Fukuoka.

“Vonis tujuh tahun penjara untuk Tomonori Shiraishi yang berusia 36 tahun dan 5,5 tahun penjara untuk Takahiro Shirane, 28 tahun, dan Takumi Uchida, 26 tahun,” demikian pernyataan juru bicara pengadilan setempat kepada AFP.

Perampokan itu terjadi saat korban hendak menjual emas-emas batangan seberat 160 kilogram itu. Kepada polisi sebenarnya, korban mengakui bahwa mereka baru saja membeli emas-emas batangan itu sehari sebelumnya perampokan terjadi.
(nvc/dhn)