Profil Volodymyr Zelenskiy, Pelawak yang Raih Suara Terbanyak di Pilpres Ukraina

Kryvyi Rih – Seorang pelawak yang sama sekali tidak memiliki pengalaman politik, hampir dapat dipastikan mendapatkan suara terbanyak di pemilihan presiden Ukraina. Exit polls hari Minggu (31/03) menunjukkan, komedian bernama Volodymyr Zelenskiy meraih lebih dari 30% suara, jauh mengungguli kandidat petahana, Petro Poroshenko, yang diperkirakan meraih sekitar 17% suara. Lantas, siapakah Zelenskiy?

Zelenskiy sering tampil sebagai presiden dalam acara satire televisi, yang diberi judul Pelayan Rakyat. Pria berusia 41 tahun itu lahir di kota industri Krivoy Rog.

Zelenskiy merupakan putra dari seorang Profesor Sibernetika dan lahir pada 25 Januari 1978 silam di kota Kryvyi Rih, Ukraina. Dia lulus dari Fakultas Hukum Institut Ekonomi Kryvyi Rih dari Universitas Ekonomi Nasional Kiev. Namun, Zelenskiy tak pernah menggeluti pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya tersebut.


Dihimpun dari berbagai sumber, Zelenskiy mengawali karirnya di komedi sejak umur 17 tahun. Dia pernah memenangkan kompetisi komedi, KVN pada tahun 1997. Pada tahun yang sama dia juga membentuk ‘Kvartal 95’, yang kemudian menjadi proyek bisnis utamanya. Studio itu memproduksi acara televisi, musik, film dan penulisan skenario.

Pada tahun 2003, penulis skenario sekaligus aktor tersebut berselisih dengan Alexander Maslyakov dan meninggalkan KVN untuk mengembangkan Kvartal 95 secara mandiri. Dia kemudian kembali ke Ukraina dan bekerja sama dengan saluran televisi nasional 1+1, hingga Kvartal 95 tumbuh menjadi perusahaan besar yang memproduksi program televisi dan bioskop. Tidak hanya rekan dekat Zelensky di KVN yang bekerja di sana, tetapi juga anggota tim lain.

Pada tahun 2006, suami dari Olena Zelenska itu juga pernah berpartisipasi pada tv show ‘Sancing with the Stars’ versi Ukraina dan memenangkan penghargaan ‘pilihan favorit penonton’. Beberapa tahun kemudian, dia mulai membintangi sejumlah film, seperti ‘Love in the Big City’ (2009), ‘Love in the Big City 2 (2012)’, ‘Office Romance (2011)’, ‘Rzhevsky Versus Napoleon (2012)’, dan masih banyak lainnya.

Pada 2010 hingga 2012, dia menjadi anggota dewan direktur saluran TV Inter Ukraina dan menjabat pula sebagai Produser Umum. Zelenskiy kemudian juga membuat sebuah acara TV berjudul The Servant of the People atau pelayan rakyat pada tahun 2018. Dalam acara ini, karakter yang diperankan Zelenskiy adalah sosok rakyat biasa yang kemudian menjadi presiden dengan janji memberantas korupsi.

Zelenskiy sendiri memasuki dunia politik pada tahun 2013 dimana dia mendukung gerakan Euromaidan 2013-2014. Selama Perang di Donbass, pria yang memiliki dua anak itu secara aktif mendukung pasukan Ukraina.

Pada malam tahun baru 2019, Zelenskiy pun mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden. Kemudian pada 21 Januari 2019, partai yang menaungi Zelenskiy, yang memiliki nama sama dengan acara yang pernah dibuatnya ‘The Servant of the People’, mengajukannya sebagai kandidat untuk Pilpres Ukraina. Akhirnya, pada 30 Januari 2019, Komisi Pemilihan Umum Ukraina mendaftarkannya sebagai kandidat Presiden.
(mae/aik)