Pria Irlandia Tewas Dibunuh di Kondominium Mewah di Malaysia

Kuala Lumpur – Seorang pria Irlandia tewas dibunuh secara brutal di Malaysia. Jasadnya ditemukan dalam kondisi terikat dan penuh dengan luka-luka tikaman di sebuah kondominium mewah.

Menurut kepolisian seperti diberitakan kantor berita resmi Malaysia, Bernama dan dilansir AFP, Rabu (6/3/2019), jasad Brian Patrick O’Reilly ditemukan pada Senin (4/3) di George Town, Pulau Penang, di mana pria itu baru bekerja sebagai manajer IT selama sekitar sebulan.

Dua orang, yakni seorang pria berumur 40-an tahun dan seorang perempuan berumur 30-an tahun, telah ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan atas pembunuhan ini. Kepolisian setempat juga memburu seorang pria asing berkulit putih.


Saat ditemukan, kedua tangan korban berumur 50 tahun itu dilaporkan diikat dengan tali sepatu dan kedua kakinya diikat dengan kain. Selain menunjukkan tanda-tanda ditusuk, polisi yakin dia mungkin dipukuli dengan panci dan wajan.

Tiga orang terlihat memasuki kondominium bersama O’Reilly pada Jumat (1/3) larut malam lalu, dan kemudian pergi tak lama setelahnya.

“Pemeriksaan rumah pria itu menemukan sebuah brankas di salah satu kamar telah digeledah dan ada tanda-tanda perlawanan,” tutur pejabat kepolisian lokal, Che Zaimani Che Awang seperti dikutip Bernama.

Sebuah catatan tulisan tangan samar dengan pesan marah diarahkan pada “scammers” ditemukan di sebelah O’Reilly. Tubuhnya yang berlumuran darah ditemukan oleh seorang agen properti yang mengunjungi kondominiumnya.
(ita/ita)