Polisi Tokyo Bunuh Diri Usai Insiden Mobil Tabrak Kerumunan Orang

TokyoKepolisian Tokyo, Jepang tengah menyelidiki kasus bunuh diri seorang polisi lalu lintas yang bertugas di dekat lokasi tabrakan mobil yang melukai 9 orang pada malam Tahun Baru lalu. Dalam insiden itu, seorang pria menabrakkan mobil yang dikendarainya ke kerumunan orang.

Dalam serangan di distrik busana terkenal di Tokyo, Harajuku itu, Kazuhiro Kusakabe yang berumur 21 tahun menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang, hingga melukai sembilan orang, termasuk satu orang dengan luka-luka serius.


Sehari setelah insiden itu, seorang polisi dari departemen lalu lintas setempat ditemukan tewas di ruang bawah tanah kantor polisi Harajuku. Polisi tersebut berumur 36 tahun.

“Polisi tersebut mengeluarkan darah dari kepalanya. Dia punya senjata api di tangan kanannya dan satu peluru telah ditembakkan dari senjata itu,” kata juru bicara kepolisian Tokyo kepada AFP, Senin (7/1/2019).

“Kami tengah menyelidiki mengapa ini terjadi,” imbuhnya tanpa menjelaskan lebih jauh.

Media penyiaran publik NHK melaporkan, dengan mengutip sumber-sumber kepolisian, bahwa polisi yang bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri itu, bertanggung jawab atas pengawasan lalu lintas di dekat distrik tempat insiden mobil tabrak kerumunan orang itu terjadi beberapa saat sebelum Tahun Baru, 1 Januari lalu.

NHK melaporkan, polisi tersebut telah mengalami pelecehan di tempat kerjanya. Menurut NHK, polisi tersebut meninggalkan pesan bunuh diri namun tidak disebutkan mengenai isi pesannya.

(ita/ita)