PM India Minta Rakyat Tegar Hadapi Serangan Pakistan

Jakarta – Perdana Menteri India Narendra Modi meminta masyarakat India untuk tetap tegar mengahadapi kelakukan Pakistan yang menyandera seorang pilot, yang disebut bernama Abhinandan Varthaman. Modi meminta masyarakat India bersatu.

“Setiap orang India harus tegar berdiri seperti dinding dan sekeras batu,” kata Modi dilansir AFP, Jumat (1/3/2019).

“Seluruh negeri saat ini bersatu dan mendukung prajurit India. Dunia sedang melihat kemauan kita dan kita percaya pada kekuatan pasukan kita. India akan hidup sebagai satu negara. India akan bekerja sebagai satu negara. India akan tumbuh sebagai satu negara. India akan perang sebagai satu negara dan akan menang sebagai satu negara,” imbuh Modi.


Diketahui sejumlah pengunjuk rasa bahkan sempat membakar bendera Pakistan di halaman kedutaan Pakistan di New Delhi, Kamis (28/2). Polisi berhasil menahahan sejumlah pelaku, tetapi beberapa pelaku lainnya ada yang berhasil kabur.

Para pengunjuk rasa yang membakar bendera Pakistan itu mengaku sebagai pendukung partai pengusung Modi, Bharatiya Janata. “Polisi berusaha menangkap mereka, tapi mereka cepat-cepat masuk ke mobil dan pergi,” kata seorang saksi di lokasi.

Negara-negara tetangga India dan Pakistan diminta menahan diri atas peristiwa konflik ini. India sebelumnya mengklaim kehilangan pesawat tempur dan satu pilot, yang belakangan diketahui menjadi sandera Pakistan. Namun India juga mengklaim berhasil menjatuhkan jet milik Pakistan.

Sementara itu, Pakistan mengklaim berhasil melumpuhkan dua pesawat India. Mereka membantah kehilangan pesawat dalam pertempuran itu.
(tsa/gbr)