Parah! 22 Kg Plastik Ditemukan di Perut Paus Hamil di Italia

Sardinia – Lagi-lagi ada paus mati yang ditemukan dengan plastik berjumlah banyak dalam perutnya. Kali ini, paus mati itu ditemukan dalam kondisi hamil.

Seperti dilansir CNN, Selasa (2/4/2019), bangkai seekor paus sperma ditemukan terdampar di Sardinia, Italia pekan lalu. Belakangan, diketahui ada bangkai fetus dan 22 kg sampah plastik di dalam perut paus itu.

Presiden Organisasi nirlaba SeaMe Group, Luca Bittau, mengatakan perut paus itu berisi jaring pancing, tabung, hingga kantong berisi cairan mesin cuci. Ada pula benda-benda lain yang tidak dapat diidentifikasi.

“Paus itu sedang hamil hampir pasti janinnya mati sebelum terdampar,” kata Bittau.

Paus yang ditemukan di lokasi wisata di Sardinia itu sepanjang 8 meter. Penyebab kematiannya baru bisa diketahui setelah pemeriksaan histologis dan toksikologis yang dilakukan oleh dokter hewan di Padua, Italia utara.

Menteri Lingkungan Italia, Sergio Costa, ikut berkomentar soal kematian paus hamil ini di Facebook. Dia mengunggah foto paus itu.

“Apakah masih ada orang yang mengatakan ini bukan masalah penting? Bagi saya, mereka adalah prioritas,” kata Costa.

Costa mengatakan selama ini masyarakat sudah menikmati kenyamanan benda sekali pakai yang berujung jadi sampah. Tapi, akhirnya yang membayar konsekuensinya justru hewan-hewan ini.

Dia juga mengungkit persetujuan parlemen Eropa beberapa waktu yang lalu soal pelarangan berbagai macam plastik sekali pakai. Rencananya, pelarangan itu akan berlaku pada 2021.

“Italia akan menjadi salah satu negara yang pertama kali mengimplementasikannya. Perang melawan plastik sekali pakai telah dimulai dan kita tidak akan berhenti di sini,” tegasnya.

Sebelumnya pada bulan lalu, seekor paus ditemukan mati dengan 40 kg paus di dalam perutnya di Filipina. Pada November 2018 lalu, peristiwa seperti ini pernah terjadi di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Seekor paus mati dengan 6 kg sampah di dalam perutnya.
(imk/dkp)