Malaysia Selidiki Sejoli Berendam Nyaris Bugil di Air Mancur Umum

Kuala Lumpur – Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki foto viral sejoli yang berendam di dalam air mancur umum di Kota Kinabalu. Masalahnya, sejoli itu berendam dalam keadaan nyaris telanjang di area publik.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, Malay Mail dan The Star, Rabu (9/1/2019), foto yang viral itu menunjukkan seorang pria dan seorang wanita tengah berpelukan erat sambil berendam di dalam kolam dangkal di sebuah air mancur umum. Keduanya tampak bertelanjang dada dan pakaian mereka terlihat diletakkan di atas sebuah bangku yang ada di dekat air mancur.

Air mancur dalam foto yang agak blur itu terdeteksi berada di kawasan Gaya Street, Kota Kinabalu. Foto itu diduga diambil tengah malam saat kebanyakan toko dan pusat bisnis telah tutup. Namun tidak diketahui pasti kapan foto itu diambil.


Spekulasi yang beredar menyebut pasangan pria dan wanita dalam foto itu merupakan turis. Belum ada tanggapan dari otoritas Kota Kinabalu terkait foto yang viral ini.
Foto itu pertama kali beredar luas di kalangan pengguna WhatsApp pada Selasa (8/1) malam waktu setempat, sebelum viral di media sosial lainnya. Kepala kepolisian setempat, Asisten Komisioner Habibi Majinji, menyatakan pihaknya telah mengetahui keberadaan foto yang viral itu.

Habibi mengatakan, pihak kepolisian tengah mencari petunjuk untuk memulai penyelidikan atas insiden itu.

“Kami belum menerima laporan, namun kami berusaha mengidentifikasi sumber foto itu untuk mendapat lebih banyak informasi,” sebut Habibi kepada Malay Mail.

“Anda bahkan tidak bisa mengidentifikasi orang-orang di dalam foto. Kita tidak tahu kapan foto itu diambil, atau apakah mereka warga lokal atau turis. Jika kita punya lebih banyak petunjuk, kita bisa menyelidiki ini lebih lanjut,” imbuhnya.

Habibi menambahkan, pasangan dalam foto itu bisa dijerat dakwaan melakukan ketidaksenonohan di depan umum, jika mereka ditangkap.

Seorang pejabat otoritas Kota Kinabalu yang menolak disebut namanya, menyatakan pihaknya pernah menerima sejumlah laporan soal orang-orang bermain di air mancur itu. Namun kebanyakan hanya tentang anak-anak atau turis yang memasukkan kakinya ke dalam air mancur.

“Kita tidak pernah mendapati siapa pun berendam sambil bertelanjang dada di sana sebelumnya. Mungkin kita akan memasang papan untuk memperingatkan orang-orang agar tidak melakukan aksi tak senonoh atau mereka bisa ditangkap atas tindak kriminal,” ujarnya.

(nvc/ita)