Lagi, Pentagon Kucurkan Rp 21 T untuk Bangun Tembok Perbatasan AS-Meksiko

Washington DC – Pentagon kembali mengucurkan US$ 1,5 miliar (Rp 21,1 triliun) untuk pembangunan tembok perbatasan demi menghentikan imigran ilegal di perbatasan Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Kucuran dana ini merupakan yang kedua kali setelah Maret lalu, Pentagon mengucurkan US$ 1 miliar untuk tujuan yang sama.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (11/5/2019), dana sebesar itu dialihkan atau diambil dari anggaran pertahanan AS.

Pentagon atau Departemen Pertahanan AS dalam pernyataannya menyebut Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan setuju untuk mengambil alih penggantian pagar sepanjang 125 kilometer di perbatasan sebelah selatan di Arizona dan Texas.

“Dana itu diambil dari berbagai sumber, termasuk dana penghematan, perubahan terprogram dan keperluan yang direvisi,” ucap juru bicara Pentagon, Tom Crosson, dalam pernyataannya.

“Transfer dana ini tidak akan mempengaruhi kesiapan militer, juga tidak akan berdampak pada tunjangan personel militer,” imbuhnya.

Presiden AS Donald Trump yang merasa frustrasi dengan penolakan Kongres AS untuk meloloskan anggaran pembangunan tembok perbatasan, telah menetapkan situasi darurat nasional di perbatasan AS pada Februari lalu. Trump juga meminta repurpose atau pengalihan dana US$ 6 miliar dari anggaran militer AS.

Pada Maret lalu, Shanahan mengizinkan pengucuran dana US$ 1 miliar untuk membangun tembok pembatas sepanjang 92 kilometer, memperbaiki jalanan dan memasang lampu penerangan di perbatasan AS-Meksiko. Pengucuran dana pada pekan ini oleh Pentagon melanjutkan pengucuran pada Maret lalu.

Pentagon saat ini berada di bawah tekanan untuk memperjelas dan menunjukkan pihaknya tidak mengalihkan dana yang dipakai untuk misi pertempuran dan misi-misi penting lainnya.

Shanahan menjelaskan dana-dana yang dialihkan untuk tembok perbatasan ini, diambil dari dana untuk misi di Afghanistan yang tidak digunakan.

“Kami menemukan cara-cara untuk melakukan ini tampak memberi dampak pada kesiapan (tempur). Saya tidak akan memprogram ulang lebih banyak dana untuk tembok perbatasan,” tandasnya.

(nvc/fdn)