Kedubes Saudi Sarankan Warganya Tinggalkan Sri Langka

DubaiArab Saudi menyarankan warga negaranya untuk meninggalkan Sri Lanka, menurut televisi pemerintah Al Ekhbariya pada Selasa (30/4), dengan mengutip keterangan dari Kedutaan Besar kerajaan tersebut di Kolombo.

“Sehubungan dengan situasi saat ini di Republik Sri Lanka, kedutaan besar menasehati warganya untuk meninggalkan Sri Lanka,” demikian cuitan akun Twitter Kedubes Saudi, seperti dilansir Antara, Rabu (1/5/2019).


Saran tersebut dikeluarkan setelah peristiwa pengeboman di hotel-hotel dan gereja-gereja di Sri Lanka hingga menewaskan lebih dari 250 orang, termasuk 42 warga asing, pada Minggu (21/4) pekan lalu.

Sebelumnya, otoritas Sri Lanka menyebut Mohamed Hashim Mohamed Zahran alias Zahran Hashim alias Zahran Moulavi disebut sebagai dalang utama rentetan bom Paskah. Jamaah Tauhid Nasional (NTJ) yang dipimpin Zahran diyakini ada di balik rentetan bom itu.

NTJ diyakini dibantu oleh jaringan internasional dalam aksinya. Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.

Keterkaitan antara Zahran dan NTJ dengan ISIS tengah diselidiki secara mendalam oleh otoritas Sri Lanka. Perburuan terhadap orang-orang yang terlibat aktivitas ISIS tengah digencarkan oleh otoritas keamanan setempat.
(zak/zak)