Kebakaran Hanguskan Gudang Kimia di Bangladesh, 69 Orang Tewas

Dhaka – Sedikitnya 69 orang tewas dalam kebakaran dahsyat di wilayah Dhaka, Bangladesh. Kebakaran itu menghanguskan sejumlah gedung apartemen yang juga dijadikan gudang kimia.

Seperti dilansir AFP, Kamis (21/2/2019), puluhan orang terjebak di dalam gedung-gedung yang dilalap api. Mereka tidak mampu menyelamatkan diri ke jalanan sempit yang padat lalu lintasnya di sekitar gedung yang terbakar.

Api yang mulai muncul sejak Rabu (20/2) malam, sekitar pukul 22.40 waktu setempat itu, meluas dengan cepat karena banyak bahan kimia, body spray dan butiran plastik yang mudah terbakar yang disimpan di dalam gedung tersebut.


Seorang pejabat ruang pengendalian kebakaran setempat, Mahfuz Riben, menuturkan kepada AFP bahwa sejauh ini korban tewas mencapai 69 orang,

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bangladesh, Ali Ahmed, menyatakan jumlah korban tewas masih bisa bertambah. “Jumlah korban tewas mungkin bertambah. Upaya pencarian masih terus berlangsung,” ucapnya kepada AFP.

Penyebab pasti kebakaran ini masih dalam penyelidikan otoritas setempat. Namun disebutkan Ahmed bahwa kebakaran di area Chawkbazar yang ada di kawasan lama Dhaka ini berawal dari sebuah tabung gas, sebelum menyebar dengan cepat ke sebuah gedung yang menyimpan bahan kimia. Api menyebar hingga ke empat gedung lainnya yang juga dipakai sebagai gudang kimia.

“Terjadi kemacetan lalu lintas saat kebakaran terjadi. Api menyebar sangat cepat sehingga orang-orang tidak bisa menyelamatkan diri,” sebut Ahmed, sembari menyebut bahwa jalanan sekitar lokasi sangat sempit dengan jarak antar gedung hanya beberapa sentimeter.

Petugas masih melakukan pemadamanPetugas masih melakukan pemadaman Foto: REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Seorang pejabat dinas pemadam kebakaran lainnya menyatakan api telah ‘diisolasi’ namun belum berhasil dipadamkan meskipun upaya pemadaman telah melibatkan lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran.

“Pemadaman akan memakan waktu. Ini tidak seperti kebakaran lainnya,” ujar pejabat itu, dengan menyebut kebakaran sangat dahsyat karena banyaknya bahan-bahan ‘sangat mudah terbakar’ di dalam gedung yang dilalap api.

Tayangan televisi setempat menunjukkan gerbang utama salah satu gedung dikunci sehingga para penghuninya terjebak dan tidak bisa menyelamatkan diri.

Wakil Komisioner Kepolisian Metropolitan Dhaka, Ibrahim Khan, menyebut sedikitnya dua mobil dan 10 becak hangus terbakar. “Para korban termasuk orang-orang yang melintas, dengan beberapa orang sedang makan di restoran dan yang lain menghadiri pesta lajang,” ucapnya.

Seorang inspektur kepolisian setempat, Bacchu Mia, menyatakan sedikitnya 45 orang luka-luka, termasuk empat orang dalam kondisi kritis. Ratusan orang mendatangi rumah sakit setempat untuk mencari kerabat mereka yang hilang.

(nvc/rna)