Jejak Keliling Eropa Brenton Tarrant Sebelum Lakukan Teror di New Zealand

London – Brenton Tarrant, pelaku teror keji yang menewaskan 50 orang di Christchurch, New Zealand, disebut-sebut pernah berkunjung ke Inggris. Bahkan, Tarrant diduga terpengaruh oleh ekstremis sayap kanan di negara tersebut.

Melansir The Telegraph, Senin (18/3/2019), Tarrant diketahui melakukan tur di Eropa selama 2 bulan yang diyakini menyebabkan dia menjadi ekstrem. Dalam kurun waktu itu, Tarrant sempat berada di Inggris selama kira-kira 2 minggu pada 2017 lalu.

Brenton Tarrant yang kini berusia 28 tahun merupakan warga negara Australia yang terobsesi Perang Salib.


Seorang pejabat senior di pemerintahan Inggris membenarkan bahwa Tarrant menetap di Inggris selama beberapa minggu. Namun, Tarrant bukan termasuk orang yang masuk dalam ‘daftar pantauan’ keamanan Inggris.

Belum diketahui ke mana saja Tarrant selama berada di Inggris. Termasuk apakah dia bersama orang lain atau sendiri selama perjalanannya.

Sky News melaporkan, negara lain yang dikunjungi Tarrant di Eropa adalah Bulgaria. Pemerintah Bulgaria telah melakukan penyelidikan mengenai aktivitas Tarrant selama di negara tersebut, termasuk ketika dia mengunjungi selusinan kota.

“Kami sedang melacak lokasi-lokasi yang dia (Tarrant) kunjungi, tempat yang dia gunakan sebagai tempat menginap, (dan) melacak setiap perjalanan yang dia buat melalui semua data yang dapat kami kumpulkan,” kata Menteri Dalam Negeri Mladen Marinov.

“Salah satu tugas utama kami adalah memastikan apakah dia berhubungan dengan warga Bulgaria dan apakah ada orang lokal yang mengawalnya,” jelasnya.

Kepala jaksa Sotir Tsatsarov mengatakan Tarrant berada di negara itu dari 9 hingga 15 November. Dia mengunjungi sejumlah situs bersejarah, tampak tertarik pada perang antara orang Kristen dan tentara Ottoman.

Pemerintah Bulgaria mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan tim kontra-terorisme dari negara lainnya, termasuk Amerika Serikat.

Selain Inggris dan Bulgaria, terungkap juga bahwa Tarrant pernah pergi ke Hungaria sebelum ke Bulgaria pada 2016. Tarrant juga mengunjungi Serbia serta melakukan perjalanan dengan bus melalui Montenegro, Bosnia dan Herzegovina dan Kroasia.

“Kartu kredit sedang diperiksa sehingga kami dapat melacak rute pelaku dengan tepat. Investigasi tengah berlangsung,” kata Kepala jaksa Sotir Tsatsarov.

Saksikan juga video ‘Dear Teroris, Anda Gagal Memecah Umat Muslim New Zealand’:

[Gambas:Video 20detik]

(rna/ita)