Israel Hancurkan Apartemen Keluarga Warga Palestina Tersangka Pembunuhan

Israel – Pasukan Israel menghancurkan dua apartemen di Tepi Barat, Palestina. Apartemen itu merupakan tempat tinggal keluarga dari seorang warga Palestina yang dituduh membunuh seorang wanita Israel pada Februari 2019.

Dilansir dari AFP, Minggu (21/4/2019) tentara Israel mengepung blok apartemen di kota sebelah selatan Hebron sejak Kamis malam waktu setempat.

Mereka kemudian menghancurkan dua apartemen dengan menggunakan peralatan konstruksi berat. Apartemen ini merupakan tempat tinggal bagi keluarga Arafat Irfaiya (29) yang dituduh sebagai pelaku pembunuhan.

Bentrokan terjadi antara warga Palestina dan pasukan Istael selama proses penghancuran. Namun, penghancuran tetap dilakukan.

Seorang wanit Israel, Ori Ansbacher (19), dilaporkan tewas dengan beberapa kali tikaman. Kematiannya memicu kemarahan di Israel.

Mayatnya ditemukan pada 7 Februari di hutan di tenggara Yerusalem. Pihak berwenang Israel menyebut pembunuhan ini sebagai serangan ‘nasionalis’ yang berarti terkait dengan konflik antara Israel dan Palestina.

Israel sendiri secara rutin menghancurkan rumah-rumah warga Palestina yang dituduh melakukan serangan terhadap warga Israel. Hal ini disebut sebagai bagian dari kebijakan yang mencegah adanya kekerasan di masa depan.

Kelompok-kelompok Hak Asasi Manusia dan warga Palestina menyebut serangan tersebut sama dengan hukuman kolektif. Yaitu, anggota keluarga dipaksa membayar tindakan yang telah dilakukan seorang kerabat.

(dwia/haf)