Horor Penusukan Wali Kota Gdansk di Depan Massa

Warsawa – Di depan ratusan orang, Wali Kota Gdansk, Pawel Adamowicz, ditikam bagian perutnya berulang kali oleh seorang pria. Orang nomor satu di Gdansk, kota di Polandia itu, saat ini sedang berjuang melawan maut.

Saat itu Adamowicz sedang berada di atas panggung acara amal penggalangan dana ‘Lights to Heaven’ pada Minggu, 13 Januari, waktu setempat, ketika pelaku tiba-tiba naik ke atas panggung dan langsung menyerang Adamowicz. Setelah menikam Adamowicz, pelaku itu bukannya kabur malah berteriak-teriak.

Dia mengaku pernah dipenjara semasa pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Civic Platform yaitu partai yang dulu menaungi Adamowicz. Dia mengklaim tidak bersalah tetapi dihukum.

“Hello, hello! Nama saya Stefan. Saya tak bersalah tapi dipenjara. Civic Platform menyiksa saya,” kata pria itu setelah merebut mikrofon di atas panggung seperti dilansir media Telegraph, Senin (14/1/2019).

Pelaku langsung ditangkap di lokasi kejadian usai penusukan itu. Kepolisian belum merilis identitas lengkap pria itu. Namun disebutkan bahwa pria berumur 27 tahun itu punya catatan kejahatan dan telah melakukan sejumlah perampokan bank.

Juru bicara kepolisian Mariusz Ciarka mengatakan pelaku mendapatkan akses ke panggung dengan mengenakan tanda pengenal media. Sementara itu, paramedis sempat melakukan resusitasi pada Adamowicz di lokasi kejadian sebelum membawanya ke rumah sakit.

Tomasz Stefaniak, ahli bedah yang menangani Adamowicz di rumah sakit universitas Gdansk, mengatakan bahwa wali kota itu mengalami luka serius di bagian jantung dan luka-luka sayatan di diafragma dan organ perut. “Beberapa jam ke depan akan menentukan,” tuturnya.

Adamowicz telah menjadi wali kota untuk kota Gdansk selama dua dekade. Saat penusukan terjadi, dia tengah berada di acara amal yang merupakan bagian dari upaya nasional untuk menggalang dana untuk pembelian peralatan medis.
(dhn/dkp)