Hillary Clinton Tak Mau Lagi Jadi Capres AS

New York – Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton menyatakan tidak akan mencalonkan diri untuk pemilihan presiden (pilpres) tahun 2020 mendatang. Ini menjadi momen pertama Hillary enggan mencalonkan diri setelah dua kali maju pencapresan dan berujung kegagalan.

Seperti dilansir AFP, Selasa (5/3/2019), disampaikan Hillary dalam wawancara dengan News 12, sebuah televisi lokal di New York, pada Senin (4/3) waktu setempat.

“Saya tidak mencalonkan diri, tapi saya akan tetap bekerja dan berbicara dan memperjuangkan apa yang saya yakini,” tegas Hillary kepada News 12.


Hillary yang kini berusia 71 tahun ini diketahui telah dua kali mencalonkan diri sebagai capres AS. Pada pilpres 2008, Hillary kalah dari Barack Obama dalam nominasi capres untuk mewakili Partai Demokrat. Kemudian pada pilpres 2016, Hillary berhasil menjadi capres AS mewakili Partai Demokrat namun kalah mengejutkan dari Donald Trump yang mewakili Partai Republik.

“Saya ingin memastikan bahwa orang-orang memahami bahwa saya akan tetap berbicara,” ucap Hillary.

“Saya tidak pergi ke mana pun. Apa yang dipertaruhkan dalam negara kita, hal-hal yang terjadi sekarang ini, sungguh mengganggu saya,” ujarnya.

Hillary menyatakan dirinya telah menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh politik Partai Demokrat yang telah menyatakan atau baru mempertimbangkan untuk mencalonkan diri menjadi capres Partai Demokrat pada pilpres 2020 mendatang.

CNN melaporkan bahwa salah satu yang bertemu Hillary adalah mantan Wakil Presiden AS Joe Biden, yang masih belum menyatakan diri secara publik bahwa dirinya akan mencalonkan diri.

“Saya memberitahu satu per satu dari mereka, jangan remehkan hal apapun, bahkan meskipun kita memiliki daftar panjang persoalan sesungguhnya dan janji-janji yang diingkari dari pemerintahan ini yang perlu disoroti,” ungkap Hillary.

Saat ditanya lebih lanjut apakah dirinya masih akan mencalonkan diri untuk jabatan publik lainnya, Hillary tampak menghindari untuk mengesampingkan hal itu.

Saya pikir tidak demikian, tapi saya suka tinggal di New York dan saya sangat bersyukur bahwa saya memiliki kesempatan untuk menjadi seorang Senator selama delapan tahun dan untuk bekerja dengan banyak orang di negara bagian kita,” jawab Hillary yang mantan Senator New York ini.

(nvc/rna)