Gedung Perkantoran Bertingkat Terbakar di Bangladesh, 25 Orang Tewas

Dhaka – Sedikitnya 25 orang tewas dalam kebakaran dahsyat yang menghanguskan gedung perkantoran bertingkat di Dhaka, Bangladesh. Para pegawai yang terjebak di dalam gedung saat kebakaran terjadi, nekat melompat dari ketinggian dan nahas, nyawa mereka melayang.

Seperti dilansir AFP, Jumat (29/3/20119), kebakaran yang terjadi pada Kamis (28/3) waktu setempat ini menghanguskan sebuah gedung 22 lantai di kawasan kelas atas distrik Banani. Orang-orang yang terjebak di dalam gedung berteriak minta tolong, sementara ratusan orang lainnya di luar gedung menyaksikan dengan panik.

“Korban tewas mencapai 25 orang. Kami telah menyerahkan 24 jenazah kepada keluarga mereka,” sebut Wakil Komisioner Kepolisian Dhaka, Mostak Ahmed, kepada AFP. Satu jenazah lainnya belum diserahkan karena keluarganya belum ditemukan.

Kebakaran menghanguskan dedung 22 lantai di DhakaKebakaran menghanguskan dedung 22 lantai di Dhaka Foto: REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Jumlah korban tewas diperkirakan masih bisa bertambah karena proses evakuasi jenazah korban masih berlanjut. Tidak diketahui pasti jumlah pegawai yang terjebak di dalam gedung yang terbakar. “Ketika saya mendengar alarm kebakaran di dalam gedung, saya bergegas keluar. Banyak kolega saya yang masih terjebak di dalam kantor,” sebut Shoikot Rahman kepada AFP.

Petugas pemadam menggunakan tangga yang panjang untuk menjangkau orang-orang yang terjebak. Mereka memecahkan kaca-kaca jendela untuk membuka akses keluar dari gedung. Helikopter-helikopter militer mengulurkan tali-tali agar bisa dipegang para korban yang terjebak di lantai atas.

Salah satu korban selamat bernama Jico menyatakan dirinya sedang bekerja di lantai 19 saat kebakaran terjadi. Dia menyebut api berawal dari lantai 6. “Api berawal dari sebuah restoran di lantai 6. Kami segera berlari ke atap saat mendengar hal itu dan kemudian memakai papan kayu untuk menyeberang ke gedung sebelah,” tuturnya.

Saat api terus berkobar dan asap pekat menyelimuti gedung, beberapa orang yang masih terjebak merasa putus asa sehingga nekat menyelamatkan diri dengan cara apapun. Otoritas setempat menyebut enam korban di antaranya tewas setelah melompat dari ketinggian.

Kebakaran menghanguskan dedung 22 lantai di DhakaKebakaran menghanguskan dedung 22 lantai di Dhaka Foto: ABU SAYED/via REUTERS

Kepala Kepolisian Dhaka, Asaduzzaman Mia, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa sekitar 73 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kebakaran itu. Para korban luka kini dirawat di sejumlah rumah sakit di Dhaka.

“Paman saya dan dua orang lainnya melompat dari lantai mereka. Tangan dan kaki mereka patah dan matanya rusak,” tutur salah satu pria yang enggan disebut namanya, yang menyebut pamannya menjadi korban kebakaran itu.

Dilkhosh Ahmed dari Klinik Banani menyebut salah satu korban berusaha meluncur ke bawah dengan memakai kabel televisi yang menempel pada sisi gedung bertingkat itu. Korban tergelincir dan terjatuh dari lantai 8. Beberapa korban lainnya memegangi tali yang diturunkan oleh helikopter-helikopter penyelamat yang akan menarik mereka dari kobaran api.

Petugas pemadam kebakaran dibantu helikopter yang membawa sejumlah besar air berjibaku memadamkan api. Mereka juga didukung oleh tim spesialis Angkatan Laut dan Angkatan Udara Bangladesh dalam proses pemadaman. Ditegaskan pejabat dinas pemadam setempat bahwa kobaran api berhasil diisolasi agar tidak menyebar ke gedung lainnya.

“Tim telah masuk ke dalam gedung dan menyisir setiap lantai untuk mencari korban yang tersisa. Gedung itu tidak memiliki perlengkapan pemadam api,” ujar Letnan Kolonel, Julfikar Rahman, dari Dinas Pemadam Kebakaran Dhaka kepada wartawan setempat.

(nvc/ita)