Ditangkap, Julian Assange: Ini Melanggar Hukum!

London – Pendiri WikiLeaks Julian Assange ditangkap di London setelah pemerintah Ekuador mencabut suaka politiknya. Assange yang dibawa keluar dari Kedubes Ekuador di Inggris menyebut penangkapannya melanggar hukum.

Beberapa jam setelah Assange yang kini berambut putih dan janggut panjang, diangkut oleh setidaknya tujuh orang dari kedutaan London dan masuk ke sebuah van polisi yang menunggu, pejabat AS mengumumkan ia telah dituduh berkonspirasi.

“Ini melanggar hukum, saya tidak akan pergi,” ujar Assange sambil berteriak sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (12/4/2019).

Dalam kesempatan terpisah, Perdana Menteri Inggris Theresa May turut menyaksikan berita penangkapan Assange dari Gedung Parlemen. Ia turut bersorak atas penangkapan Assange.

“Dengar itu,” kata May kepada anggota parlemen Inggris.

Diketahui bahwa Assange mencari perlindungan di Kedubes Ekuador di London sejak tahun 2012, demi menghindari ekstradisi ke Swedia. Hakim Inggris telah memerintahkan ekstradisi Assange yang terjerat kasus kekerasan seksual di Swedia.

Kasus itu digugurkan oleh pengadilan Swedia tahun 2017 lalu, namun Assange tetap tinggal di dalam Kedubes Ekuador di London. Hal ini dilakukan Assange karena khawatir akan diekstradisi ke AS untuk menghadapi tuduhan penyidik federal terkait aktivitas pembocoran file-file Departemen Luar Negeri AS dan Pentagon yang dilakukan WikiLeaks. Diketahui bahwa AS selama ini menganggap Assange dan WikiLeaks membahayakan keamanan nasionalnya.
(dkp/fdu)