Dikirimi Balon yang Dipasangi Peledak, Israel Gempur Hamas di Gaza

Tel Aviv – Militer Israel melancarkan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza bagian utara. Gempuran itu dimaksudkan untuk membalas kiriman balon-balon yang membawa ‘alat peledak’ yang diterbangkan ke wilayah Israel.

Seperti dilansir AFP, Senin (4/3/2019), gempuran udara itu dilancarkan militer Israel ke Gaza pada Minggu (3/3) waktu setempat.

“Hari ini, alat peledak dilemparkan dari Jalur Gaza di pagar perbatasan Israel,” demikian pernyataan militer Israel via Twitter pada Minggu (3/3) kemarin.


Dalam pernyataan resminya, militer Israel menyatakan salah satu pesawat tempurnya menargetkan sebuah pos militer Hamas untuk merespons serangan balon peledak tersebut. Tidak ada korban jiwa akibat balon yang dipasangi peledak itu.

“Sejumlah balon yang membawa sebuah alat peledak diluncurkan dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel. Tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan,” sebut militer Israel dalam pernyataan resminya.

Pernyataan militer Israel itu dirilis setelah seorang sumber keamanan Hamas menyatakan pesawat tempur Israel pada Minggu (3/3) waktu setempat menyerang titik pengamatan di sebuah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (2/3) malam waktu setempat. Menurut sumber keamanan Hamas, serangan itu tidak memicu korban luka.

Diketahui bahwa beberapa bulan terakhir, balon-balon yang dipasangi peledak atau dipasangi objek yang dibakar kerap diterbangkan ke wilayah Israel dari Gaza. Insiden yang disebut oleh media-media Israel sebagai ‘serangan balon’ itu terjadi bersamaan dengan unjuk rasa mingguan yang digelar warga Palestina dan seringkali berujung bentrokan di perbatasan Israel-Gaza.

Akhir Februari lalu, dilaporkan setidaknya ada tiga balon yang dipasangi objek yang terbakar diterbangkan dari Gaza ke wilayah Israel. Sejumlah balon api itu melintasi perbatasan dan masuk hingga ke wilayah Israel. Balon-balon api itu dilaporkan ada yang mendarat di wilayah Israel dan ada yang meledak di udara.

Tidak diketahui pasti pihak atau kelompok yang bertanggung jawab atas balon-balon yang dipasangi peledak itu. Namun selama ini, Israel selalu menganggap Hamas yang menguasai Gaza, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas setiap serangan yang datang dari Gaza.

(nvc/ita)