China Eksekusi Mati Pelaku Serangan Brutal yang Tewaskan 15 Orang

Beijing – Otoritas China mengeksekusi mati seorang pria yang menewaskan 15 orang di pusat keramaian di Provinsi Hunan, tahun lalu. Pria itu menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang dan menyerang mereka hingga tewas.

Seperti dilansir AFP, Selasa (29/1/2019), pria bernama Yang Zanyun itu menabrakkan mobil Land Rover yang dikemudikannya ke kerumunan orang yang ada di jalur pejalan kaki di alun-alun kota Hengdong pada September 2018 lalu.

Usai menabrak kerumunan orang, Yang menyerang mereka dengan sekop dan golok. Nahas, sedikitnya 15 orang tewas dan 43 orang lainnya luka-luka dalam serangan brutal itu.


Pengadilan Hengyang di Provinsi Hunan pada Selasa (29/1) waktu setempat menyatakan pihaknya telah melaksanakan hukuman mati’ terhadap Yang Zanyun karena ‘membahayakan keamanan publik melalui metode-metode berbahaya’.

Kepolisian setempat menyebut Yang sebagai ‘pelaku tindak pidana berulang kali yang penuh dendam’.

Diketahui bahwa Yang sebelumnya pernah terjerat berbagai tindak pidana, mulai dari kasus narkoba, pencurian hingga melukai orang lain dengan sengaja.

Sejumlah insiden serupa terjadi dalam beberapa bulan terakhir di berbagai wilayah China. Pada akhir November lalu, sebuah mobil menabrak kerumunan anak-anak yang sedang menyeberang jalan di depan sebuah sekolah dasar di Provinsi Liaoning. Insiden itu menewaskan lima orang dan melukai sedikitnya 19 orang lainnya.

Pengemudi mobil itu mengklaim dirinya ‘memilih korbannya secara acak’ dan dilaporkan pernah mempertimbangkan untuk bunuh diri karena masalah pribadi, sebelum tragedi itu terjadi.

Kemudian pada Desember 2018 lalu, sedikitnya delapan orang tewas dan 22 orang lainnya luka-luka setelah seorang pria berusaha membajak sebuah bus dan menabrak orang-orang di jalur pejalan kaki di Provinsi Fujian. Pria yang sama telah membunuh seorang pejabat setempat dan seorang polisi sebelum melakukan pembajakan bus.

(nvc/ita)