Bertemu Presiden Xi, Kim Jong-Un Bahas Rencana Bertemu Trump

Beijing – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un membahas soal rencana pertemuan puncak Amerika Serikat (AS) dan Korut saat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan terbaru ke Beijing.

Kunjungan Kim Jong-Un ke China yang telah dikonfirmasi oleh media nasional Korut dan China, dilakukan di tengah rencana pertemuan kedua antara Presiden AS Donald Trump dengan pemimpin Korut itu terkait upaya denuklirisasi Semenanjung Korea.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/1/2018), kantor berita Korea Selatan (Korsel), Yonhap News Agency, yang mengutip sumber melaporkan bahwa Kim Jong-Un dan Xi menggelar pembicaraan selama satu jam untuk membahas pertemuan puncak kedua antara AS dan Korut. Dibahas juga penguatan hubungan bilateral kedua negara. Pertemuan itu diikuti dengan jamuan makan malam dengan Xi dan istrinya.


Diketahui bahwa Kim Jong-Un menggelar tiga pertemuan dengan Xi, sekutu paling pentingnya, sepanjang tahun 2018. Pertemuan itu digelar sebelum dan setelah pertemuan antara dirinya dengan Trump dan Presiden Korsel Moon Jae-In.
Pertemuan Kim Jong-Un dengan Turmp pada Juni 2018 di Singapura berujung kesepakatan untuk merundingkan denuklirisasi, namun pada praktiknya perundingan itu mandek.

“Kim berniat mengingatkan pemerintahan Trump bahwa dia memiliki opsi diplomatik dan ekonomi selain yang ditawarkan Washington dan Seoul. Faktanya, saat pidato Tahun Baru, ‘cara baru’ yang ditawarkan Kim mungkin semacam ancaman terselubung untuk bergerak lebih dekat ke Beijing. Itu seharusnya membuat Amerika cukup khawatir,” sebut Direktur Kajian Pertahanan pada Pusat Kepentingan Nasional, Harry J Kazianis, dalam analisisnya.

Dalam konferensi pers, saat ditanya soal keterkaitan antara kunjungan Kim Jong-Un dengan rencana pertemuan kedua antara Kim Jong-Un dan Trump, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang menyatakan bahwa China meyakini kontak antara AS dan Korut sangat penting.

“China selalu mendukung kedua pihak untuk melanjutkan perundingan dan mencapai hasil positif,” sebutnya.

Kim Jong-Un mendatangi China dengan kereta pribadi pada Senin (7/1) sore waktu setempat. Dia didampingi istrinya, Ri Sol Ju dan sejumlah pejabat senior Korut termasuk perunding utama dalam perundingan dengan AS, Kim Yon-Chol dan Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-Ho. Kantor berita China, Xinhua, mengonfirmasi bahwa Kim Jong-Un mengunjungi China selama 3 hari, antara 7-10 Januari, atas undangan Xi.

(nvc/bag)