Banjir di Tambang Emas Zimbabwe, 24 Mayat Ditemukan

Zimbabwe – Sebanyak 24 mayat penambang emas berhasil ditemukan di lubang tambang emas tradisional di Zimbabwe yang kebanjiran. Delapan di antaranya telah berhasil dikeluarkan dari lubang tambang tersebut.

Dilansir dari CNN, Selasa (19/2/2019), poros dan terowongan bawah tanah tambang emas itu banjir akibat bendungan meledak, pada Selasa (12/2). Para penambang emas itu pun terperangkap. Diperkirakan ada sekitar 70 orang yang saat itu tengah bekerja.

Sementara itu, sejumlah pekerja yang selamat telah berhasil dievakuasi pada Sabtu (16/2). Mereka ditemukan di tambang yang terletak 90 mil barat daya dari Ibu Kota, Harare.


Karena itu, Wakil Menteri Pertambangan Zimbabwe, Polite Kambamura mengatakan pencarian di sekitar lokasi masih akan terus dilakukan. Namun, dia mengakui saat ini ada kendala yang dihadapi tim penyelamat karena kondisi terowongan yang dipenuhi air. Selain itu, Federasi Penambang Zimbabwe, Victor Rupende, mengatakan hujan lebat yang terus turun juga menjadi salah satu faktor penghambat penyelamatan.

Saat ini, Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa telah menyatakan kejadian ini sebagai bencana nasional. Mnangagwa mengatakan pemerintah Zimbabwe akan terus memberikan bantuan dalam penyelamatan ini.

Para keluarga dan rekan korban kini bermukim di lokasi penambangan di Battlefields. Battlefields adalah pemukiman pedesaan yang kaya akan simpanan emas dan merupakan tempat penambangan rakyat.
(tsa/nvl)