Baku Tembak Pendukung Partai BJP Vs Trinamool di India, 4 Orang Tewas

New Delhi – Empat orang tewas dalam baku tembak di Benggala Barat. Empat orang itu terdiri dari 3 kader partai sayap kanan India, Partai Bharatiya Janata (BJP) dan 1 merupakan kader dari rivalnya, Partai Trinamool.

Dilansir AFP, Minggu (9/6/2019), setidaknya 18 orang dilaporkan terluka dalam bentrokan yang meletus sejak Sabtu (8/6) itu. Bentrokan itu merupakan buntut dari kampanye agresif yang dilancarkan PM Narendra Modi dan Partai Bharatiya Janata (BJP) untuk memenangkan kursi parlemen tahun lalu.

“Tiga orang meninggal merupakan kader BJP, sementara lainnya merupakan pendukung partai Trinamool,” ujar polisi.

Berdasarkan kesaksian penduduk setempat, bentrokan antara kedua pendukung partai itu bermula dari pertemuan singkat Partai Trinamool di sebuah pasar di Hatgacha. Banyak kader Partai BJP yang juga hadir di sana. Setelah perang kata-kata, bentrokan yang berujung baku tembak itu pun terjadi.

BJP mengklaim pendukung Trinamool yang pertama kali melepaskan tembakan. Sedangkan Partai Trinamool mengklaim BJP yang pertama kali mencabut pistol.

Menteri senior yang merupakan kader dari Partai Trinamool, Jyotipriyo Mullick mengatakan, “Ketika Qayum Mollah sedang dalam perjalanan untuk menghadiri pertemuan partai, ia pada awalnya dibuntuti. Ketika ia berhasil membebaskan dirinya, ia ditembak mati. BJP berusaha merusak atmosfer dan mengganggu perdamaian di Kabupaten.”

Menteri Benggala dan Trinamool yang bertanggung jawab atas 24 wilayah Pargana Utara itu menyalahkan BJP atas kematian Qayum Mollah dan mengatakan bahwa preman BJP membunuhnya.

Namun, keterangan Mullick dibantah oleh pimpinan Partai BJP lokal, Mukul Roy. Roy balik menuding kadernya ditembak mati oleh pendukung Trinamool.

“Tiga kader BJP ditembak mati oleh preman TMC di Sandeshkhali, Benggala Barat.”
(mae/zak)