400 Tahanan Palestina Mogok Makan di Penjara Israel

Tel Aviv – Jumlah tahanan Palestina yang melakukan aksi mogok makan di penjara Israel mencapai 400 orang pada Selasa (9/4) waktu setempat.

Angka tersebut disampaikan sebuah NGO, Klub Tahanan Palestina seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/4/2019).

Dalam sebuah statemen, NGO tersebut menyatakan bahwa jumlah peserta aksi mogok makan yang dimulai pada Senin (8/4) tersebut terus bertambah dengan cepat, dengan 250 tahanan Palestina lainnya ikut mogok makan pada Selasa (9/4) waktu setempat. Sehingga total tahanan Palestina yang mogok makan telah mencapai 400 orang.

Namun angka tersebut dibantah pejabat Israel. Menurut seorang pejabat di Badan Penjara Israel, dirinya hanya mengetahui 50 tahanan Palestina yang menolak makanan di penjara Rimonim di Israel tengah.

Dalam aksinya, para tahanan Palestina menyerukan perbaikan kondisi di penjara-penjara Israel. Menurut Klub Tahanan Palestina, negosiasi tak langsung telah dimulai terkait aksi mogok makan ini.

Para tahanan Palestina kerap menggunakan aksi mogok makan untuk menyuarakan permasalahan mereka. Aksi mogok makan ini disebut sebagai yang terbesar sejak April 2017, ketika sekitar 800 tahanan Palestina menolak makanan. Aksi tersebut saat itu berakhir sebulan setelah rangkaian negosiasi yang berlangsung.
(ita/ita)