4 Ribu Orang Mengungsi, Korsel Nyatakan Kebakaran Hutan Bencana Nasional

Seoul – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menetapkan kebakaran hutan yang memaksa sekitar 4 ribu orang mengungsi sebagai bencana nasional. Penetapan semacam ini tergolong langka bagi pemerintah Korsel.

Seperti dilansir AFP, Jumat (5/4/2019), diketahui bahwa terakhir kalinya otoritas Korsel menetapkan bencana nasional tahun 2007, saat kapal tanker mengalami kebocoran dan menumpahkan ribuan ton minyak mentah ke lautan di pantai barat negara tersebut.

Penetapan status bencana nasional oleh pemerintah Korsel berarti membuka akses bantuan khusus untuk area-area terdampak. Bantuan khusus tersebut termasuk barang-barang logistik dan perlengkapan. Penetapan ini juga berarti pemberlakuan larangan masuk ke zona-zona berbahaya.

Kebakaran yang melanda sejak Kamis (4/4) malam waktu setempat ini berawal dari sebuah ruas jalan di kota Goseong, yang ada di sebelah timur laut Korsel dan berjarak sekitar 45 kilometer dari wilayah Korea Utara (Korut).

Diperluas oleh angin kencang, kebakaran itu menyebar ke wilayah Sokcho, Gangneung dan Donghae dalam hitungan jam. Otoritas setempat menyebut sekitar 400 rumah warga dan lahan seluas 500 hektare hangus dilalap api. Sekitar 4 ribu orang dievakuasi dari tempat tinggal mereka akibat kebakaran ini.

Jumlah korban tewas yang sebelumnya dilaporkan dua orang, diralat oleh otoritas setempat menjadi satu orang. Laporan terbaru kantor berita Korsel, Yonhap News Agency, menyebut polisi menemukan jenazah seorang pria di jalanan. Pria itu diduga tewas karena kebakaran. Seorang wanita yang sebelumnya dilaporkan ditemukan tewas di dekat sebuah desa di Goseoeng, belakangan dikonfirmasi bahwa wanita itu tidak tewas karena kebakaran.

Sekitar 11 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kebakaran ini.

Otoritas setempat menyebut saat ini kobaran api mulai bisa dikendalikan, meskipun belum bisa dipadamkan seluruhnya. “Untungnya, kebakaran utama telah dikendalikan,” ujar Gubernur Provinsi Gangwon, Choi Moon-Soon, dalam wawancara dengan radio YTN.

Laporan Reuters yang mengutip otoritas Korsel menyebut kebakaran di wilayah Sokcho telah dipadamkan. Sedangkan kebakaran di wilayah Gangneung baru berhasil dipadamkan sekitar 50 persen.

Disebutkan Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korsel bahwa lebih dari 870 mobil pemadam kebakaran dan sekitar 10 ribu personel darurat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran itu.

Militer Korsel mengerahkan 32 helikopter dan mobil pemadam kebakaran miliknya sendiri untuk membantu upaya pemadaman. Sekitar 16.500 tentara ikut dikerahkan dalam operasi ini.

Presiden Moon Jae-In telah memerintahkan otoritas terkait mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk memadamkan kebakaran ini. Bahkan, menurut kantor kepresidenan Korsel, Presiden Moon juga memerintahkan otoritas terkait bekerja sama dengan otoritas Korut jika kobaran api semakin mendekati perbatasan.

Tonton video Dahsyatnya Kebakaran Hutan di Korea Selatan:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)