2 Demonstran Tewas Ditembak dalam Bentrokan di Venezuela

Caracas – Dua orang demonstran yang mengikuti unjuk rasa kelompok oposisi di Venezuela tewas. Keduanya tewas akibat ditembak pasukan keamanan Venezuela saat terjadi bentrokan.

Dilansir dari AFP, Jumat (3/5/2019), kedua demonstran yang tewas itu ialah Yoifre Hernandez (14) dan Yosner Graterol (16). Hernandez tewas akibat terkena tembakan dalam bentrokan May day di Caracas, sementara Graterol tewas ditembak saat terjadi kerusuhan di La Victoria.

UNICEF mengatakan setidaknya ada 15 anak-anak berusia antara 14 dan 17 terluka pada hari pertama protes jalanan Selasa (30/4). Pihak UNICEF juga menyesalkan anak-anak terkena cedera dan bahaya akibat memanasnya situasi di Venezuela.

“Saya mendesak semua yang terlibat untuk mengambil tindakan segera untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

Untuk membantu anak-anak mengatasi tekanan kekerasan, UNICEF mengatakan telah mendirikan ruang ramah anak di Caracas, Zulia dan lokasi lain di seluruh negara Amerika Latin yang dilanda krisis. Total korban tewas akibat bentrokan selama dua hari ini berjumlah 4 orang.

Bentrokan itu sendiri terjadi karena kudeta yang gagal pada Selasa (30/4) oleh sekelompok personel militer yang digalang oleh pemimpin oposisi Juan Guaido yang diakui sebagai presiden sementara oleh lebih dari 50 negara. Presiden Nicolas Maduro sendiri mengatakan kudeta itu gagal dan bakal menindak siapapun yang terlibat.
(haf/haf)