15 Jam Berkobar, Kebakaran di Katedral Notre-Dame Akhirnya Padam

Paris – Petugas pemadam kebakaran Paris akhirnya berhasil memadamkan kebakaran yang melalap atap Katedral Notre-Dame. Api dipastikan telah padam setelah berkobar selama 15 jam sejak Senin (15/4) malam waktu setempat.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Selasa (16/4/2019), pernyataan soal padamnya kebakaran di Katedral Notre-Dame diumumkan oleh Brigade Pemadam Kebakaran Paris kepada wartawan, juga melalui pernyataan via Twitter.

“Seluruh kebakaran telah dipadamkan,” tegas juru bicara Brigade Pemadam Kebakaran Paris, Gabriel Plus, kepada wartawan pada Selasa (16/4) pagi sekitar pukul 10.00 waktu setempat. “Sekarang, kami ada pada tahap penyelidikan,” imbuhnya.


Api dilaporkan mulai berkobar pada Senin (15/4) malam, sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Ini berarti pemadaman berhasil dilakukan sekitar 15 jam setelah kebakaran berlangsung. Lebih dari 400 petugas pemadam dan puluhan mobil pemadam dikerahkan untuk melakukan pemadaman secara nonstop.

Dalam pernyataannya, Plus menyebut api menyebar ‘dengan sangat cepat’ pada bagian atap kayu yang ada di loteng katedral berusia 850 tahun itu. Diungkapkan juga oleh Plus bahwa para petugas pemadam berupaya keras mencegah api meluas hingga ke dua menara bel berukuran raksasa yang ada di dekat atap katedral.

Kebakaran ini diketahui telah merobohkan bagian menara runcing ikonik setinggi lebih dari 90 meter, juga menghanguskan struktur kayu sepanjang lebih dari 100 meter dan berusia ratusan tahun yang ada di bagian loteng katedral.

Tugas saat ini, sebut Plus, adalah memantau struktur bangunan katedral yang dibangun abad ke-13 itu. Para petugas akan mengamati apakah ada pergeseran bangunan dan memastikan semua titik api telah padam.

Sebagai antisipasi, Plus menyatakan sekitar 100 petugas pemadam akan tetap tinggal di lokasi sepanjang Selasa (16/4) waktu setempat.

Penyebab kebakaran yang menjadi keprihatinan dunia ini, belum diketahui pasti. Meskipun sebelumnya kantor jaksa Paris menyatakan indikasi awal bahwa kebakaran ini tidak disengaja dan tidak terkait teror.

Dalam pernyataan melalui Twitter, Brigade Pemadam Kebakaran Paris memuji kerja sama para personel dari berbagai departemen yang terlibat dalam upaya pemadaman. “Struktur katedral berhasil diselamatkan dan karya-karya seni besar telah dipindahkan ke suatu tempat yang aman, terima kasih atas aksi gabungan dari berbagai departemen berbeda di negara ini dalam bekerja bersama,” demikian pernyataan Brigade Pemadam Kebakaran Paris.

Disebutkan juga bahwa beberapa personel mengalami luka-luka saat melakukan tugasnya. “Dua polisi dan seorang petugas pemadam mengalami luka ringan,” sebut Brigade Pemadam Kebakaran Paris dalam pernyataannya.

(nvc/dhn)