1.000-an Senjata Api Disita dari Rumah di Kawasan Elite Los Angeles

Los Angeles – Otoritas Amerika Serikat (AS) mendapat temuan lebih dari 1.000 senjata api dari sebuah rumah kawasan elite di Los Angeles. Senjata-senjata api itu diduga dijual secara ilegal.

Seperti dilansir CNN, Kamis (9/5/2019), temuan senjata api itu didapat dalam penggeledahan yang dilakukan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Peledak dan Kepolisian Los Angeles (LAPD) pada Rabu (8/5) waktu setempat. Penggeledahan dilakukan terhadap sebuah rumah di kawasan Holmby Hills, Los Angeles.

Pejabat LAPD bernama Jeff Lee menyebut penggeledahan itu dilakukan terkait penyelidikan terhadap seseorang yang dicurigai memproduksi dan menjual senjata api secara ilegal.


Seorang pria yang tidak disebut identitasnya, ditangkap dalam penggeledahan tersebut. Pria tersebut ditangkap terkait pelanggaran Hukum Pidana 30600, aturan hukum yang berlaku di California yang mengatur soal senapan serbu dan senapan BMG (Browning Machine Gun) kaliber .50.

Aturan hukum tersebut melarang produksi, distribusi, pengangkutan, impor dan penjualan setiap jenis senapan serbu atau senapan BMG kaliber .50, kecuali dalam situasi spesifik. Kepolisian setempat tidak merilis informasi lebih lanjut soal penangkapan tersebut.

Temuan amunisi di dalam sebuah rumah di Los Angeles, ASTemuan amunisi di dalam sebuah rumah di Los Angeles, AS Foto: LAPD via CNN

Rekaman video yang diambil dari udara di lokasi penggeledahan menunjukkan ratusan senjata api tersebar di atas selimut yang dibentangkan di dekat jalan masuk rumah yang digeledah. Senjata-senjata api itu terdiri dari mulai pistol tangan hingga senapan.

Dalam rekaman itu, polisi tampak sedang mendata senjata-senjata api yang disita tersebut.

Juru bicara Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Peledak, Ginger Colbrun, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa penggeledahan ini dilakukan setelah otoritas setempat mendapatkan informasi dari seorang informan soal transaksi senjata ilegal.

“Ada seseorang melakukan transaksi senjata api ilegal di luar ruang lingkup izin senjata api federal yang dimiliki orang tersebut,” ujar Colbrun.

Selain senjata api, otoritas setempat juga menemukan sejumlah besar amunisi dan peralatan untuk produksi senjata api di dalam rumah tersebut.

(nvc/ita)